Mitos Tentang Reaksi Tubuh dan Artinya
Tubuh adalah satu kesatuan yang terorganisir sedemikian sempurna. Mulai
dari ujung rambut sampai telapak kaki. Selalu bersinergi dalam semua hal.
Melakukan tugas masing-masing, namun memiliki satu tujuan yang pasti, yakni
hidup.
Pemimpin tertingginya adalah otak, yang selalu memberikan perintah tentang
apa yang seharusnya dilakukan dan yang tidak. Dalam banyak hal perintah otak wajib
diikuti.
Namun, otak tak selalu ingin menang sendiri. Pendamping penyeimbangnya
kadang memberikan masukan yang berbeda untuk menjadi pertimbangan. LAKUKAN kata
otak! Tapi pendamping itu kadang memberikan pertimbangan lain, JANGAN! Karena
jika tubuh melakukannya akan berakibat buruk.
Walaupun otak adalah pemimpin tertinggi yang memberikan perintah kepada
bagian tubuh lain tetapi tak jarang otak mengalah pada pendamping
penyeimbangnya itu. Pada akhirnya, otak memerintahkan tubuh untuk melakukan hal
sebaliknya dari perintah pertamanya. Pendamping itu adalah hati (kalbu). Mereka
berdua tidak saling bertolak belakang. Mereka bersinergi, bermufakat, dan
saling melengkapi, dalam mengambil
keputusan.
Namun, tidak setiap bagian tubuh diperintahkan oleh otak. Banyak diantara
mereka bekerja sendiri sesuai dengan takdir penciptaan. Misalnya, alat
pencernaan, keringat yang keluar, dan gerakan refleks.
Nah, Sahabat Populer, kali ini kita fokuskan kajian kita pada reaksi-reaksi
tubuh yang tidak diperintahkan oleh otak ini. Lalu reaksi bawah sadar itu kita
kaitkan dengan mitos yang sering diucapkan oleh orang-orang tua kita dulu. Kita
lengkapi juga dengan makna dari reaksi itu. Berikut ulasannya.
1.
Telapak Tangan gatal
Konon katanya
kalau telapak tangan kiri yang gatal maka bersiaplah untuk menerima uang/rejeki
mendadak. Tentu saja ini menjadi kabar gembira. Semoga saja telapak tangan kiri
kita sering gatal. Kalau perlu kita letakkan ulat bulu di telapak tangan kiri
kita biar gatal. Hehehe...
Sebaliknya,
kalau yang gatal itu dalah telapak tangan kanan, bersiaplah untuk membongkar
tabungan. Bakal ada pengeluaran yang tak terduga dalam waktu dekat.
Mudah-mudahan telapat tangan kanan kita tidak pernah gatal ya, Sahabat. Mari
rajin-rajin mencuci tangan dengan sabun.
2.
Telapak Kaki Gatal
Kalau telapak
kaki kiri yang gatal konon tak lama lagi kita akan melakukan perjalan jauh.
Mudah-mudahan aja perjalan itu sampai ke Mekkah ya, Sahabat. Tapi, apa betul
itu jemaah calon haji sering gatal telapak kaki kirinya ya?
Jika telapak
kaki kanan yang gatal, berarti ada niat, tak lama lagi kita akan mengunjungi
saudara kita yang sudah lama tidak kita kunjungi.
3.
Tergigit Lidah
Nah, si tukang
gosip hati-hati lho. Mau lidahnya sering tergigit? Sebab kata orang-orang tua kita
kalau tergigit lidah berarti kita suka menceritakan keburukan orang lain.
Makanya gigi menggigitnya supaya berhenti.
4.
Bulu Mata Jatuh
Kayaknya orang yang sedang menjalin Long Distance Relationship (LDR) harus
bersiap-siap untuk membeli bulu mata palsu. Konon katanya jika bulu mata kita
rontok pertanda ada orang yang rindu dengan kita. Waduuhh repotnya kalau dia
rindu 100 kali. Jengkel juga kita jadinya. Sini ketemuan aja, biar lepas
rindunya.
Sahabat populer jangan sering-sering merindukan saya ya!!
5.
Tersedak ketika makan
Shia Labeuof (bintang film Transformer), Konstantin Tsiolkovsky (Ilmuwan),
dan Mikhail Gorbachev (Mantan presiden Uni soviet), nampaknya bisa bernafas
lega karena nama mereka susah untuk diucapkan.
Jadi, takkan banyak orang yang akan menyebut nama mereka. Mereka tak
akan pernah tersedak ketika makan. Karena kata orang-orang tua kita jika ada
orang yang sedang menyebut nama kita disaat kita makan maka kita akan tersedak.
6.
Telinga berdengung
Bersyukurlah kita kalau yang berdengung itu adalah telinga kiri. Karena
menurut orang-orang tua itu pertanda bahwa Baginda Rasulullah SAW sedang
menyebut nama kita. Pada saat itu kita disarankan untuk bershalawat kepada
Rasulullah dengan mengucapkan Allahumma saliala
Syaidina Muhammad wa’ala ali Syaidina Muhammad.
Alangkah baiknya Rasul yang mau menyebut nama kita. Padahal berjumpapun
kita belum pernah.
Namun, jika yang berdengung itu adalah telinga kanan itu pertanda bahwa
seseorang di atas bumi telah meninggal dunia. “Daunnya” di pohon
sidratulmuntaha telah jatuh, dan daun itu menyentuh daun kita. Pada saat itu
kita disarankan untuk mengucapkan Lahaula wala kuwata illa billah.
7.
Mata berkedip-kedip
Kalau yang berkedip-kedip itu mata kita yang sebelah kiri pertanda akan
menerima khabar yang tak baik. Kalau
yang sebelah kanan pertanda akan bertemu orang jauh. Kalau keduanya? Tak ada
orang-orang tua mengasi khabar tentang ini.
8.
Bulu Kuduk Merinding
Nonton film hantu saja kita takut, apalagi kalau hantunya benar-benar
datang ke dekat kita. Bisa-bisa pup in
pant kita, kan? Kalau ada Sahabat mengalami bulu kuduk merinding
kapan-kapan mendingan Sahabat baca ayat kursi berulang-ulang, atau pergi saja
dari tempat itu cepat-cepat. Karena menurut orang-orang tua itu pertanda bahwa
kita di dekati oleh makhluk halus. Syukur kalau makhluk halusnya baik. Kalau
jahat ‘kan bisa kacau urusannya.
Itulah mitos dari reaksi tubuh kita yang dikatakan oleh orang-orang tua. Entah apa dasar dan alasan mereka membuat mitos seperti itu. Tapi, yang jelas mitos-mitos itu perlu kita kabarkan dari generasi ke generasi. Bukan sebagai sebuah pendapat ilmiah, tapi sebagai adat istiadat turun-temurun. Banyak dari mitos yang dikatakan orang-orang tua dengan maksud baik. Hanya saja kadang-kadang tak ada sangkut pautnya. Wallahualam bishawab...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar